Kamis, 04 Oktober 2012

Backpacker Bandung – Yogyakarta September 2012

Share
-->
     Berbagi kisah petualangan Bandung – Yogya. Niat hati ingin backpacker ke Thailand tapi nggak punya pengalaman bacpackeran (“mau bacpackeran gimana, pengalaman backpacker aja nggak punya, heee...”). Akhirnya saya dan sodara (ber-3) memberanikan diri untuk mencoba berpetualang ke tempat yang dekat dulu. Nah dipilihlah yogyakarta sebagai tempat percobaan pertama.
     Setelah mengulik-ulik Google, kita cari berbagai pengalaman orang-orang yang bacpacker ke yogya dan ketemu  yogyes.com.  Yogyes merupakan web pariwisata yogyakarta. Info  wisata di yogyakarta, mulai dari tempat wisata, penginapan, rent, peta yogya, dll. ada semua di yogyes.com.  disusunlah Rencana Perjalanan Bandung Yogyakarta lengkap dengan rencana menabung seminggu 10 rb. (“sambil nyanyi lagu Titik Puspa ma cucunya kali, jaman dulu waktu kecil.heee...”)
     Untuk transportasi kita pilih menggunakan Kereta Api karena lebih murah. Dua minggu sebelum pemberangkatan kita telpon ke beberapa penginapan (harga bersahabat) info dari yogyes.com. dan akhirnya kita pilih Hotel Indonesia,  Jl. Sosrowijayan No.9  (letaknya di sekitar Malioboro) dengan biaya Rp. 100 rb/3 orang / hari. Tanpa harus DP dulu (rata-rata mereka nggak punya Rekening Bank, yang penting kita hub berkala ketika udah deket-deket waktu pemberangkatan).  Pesan karcis kereta Rp. 35 rb, KA KAHURIPAN Padalarang – Kediri (Karcis sudah bisa di pesen H-90 dan sekarang udah pas tempat duduk, jadi ggk akan kepenuhan) kita beli tiket PP langsung supaya nggak ribet. 
     Singkat cerita setelah persiapan sudah terdata secara sempurna(LOL). Tibalah Waktunya pemberangkatan Kamis, 13 September 2012. Pertama  kita berangkat dari stasiun Rancaekek menuju stasiun Kiaracondong karcis Rp 1000. Setelah gugulutukan (terlantar.Red) beberapa jam karena kita datengnya kesorean ke Kiaracondong. Tibalah kereta kahuripan jadwal berangkat 20.40 (hanya berhenti beberapa menit, klo bisa kita tanya petugasnya kira-kira gerbong kereta yang sesuai dengan tiket kita, berhentinya di sebelah mana. Ato nggk masuk dulu ja entar baru cari gerbong dan No kursi kita). Nasib sedikit apes dialami kita bertiga, kebetulan di depan kita itu ada anak-anak yang “Maaf” Muntah POP MIE. Akhirnya kita juga ikut repot membersih kan jejak2 pop mie yang tertinggal, dengan tisu yang kita bawa. ya sudah lah tak apa, abis mau gimana lagi, heee... namanya fasilitas publik otomatis kita harus siap  berbagai dengan kepentingan orang lain.” Karena kita naik kereta ekonomi . untuk tujuan yogyakarta berhentinya di Stasiun Lempuyangan. Kereta tiba di lempuyangan jam 05.30.

Jumat, 14 September 2012
     Karena niatnya Bacpacker, dari stasiun Lempuyangan ke Malioboro pun kita jalan kaki, jaraknya lumayan (“caranya kita hapalin peta yang kita liat di GOOGLE  dan juga tanya2, ya iya lah....”) kira-kira setelah keluar dari pintu satsiun kita jalan ke arah kanan, lurus sampai mentok, ada pertigaan lintasan kereta api, kita ambil jalur kiri, dari sana kita cari jalan Mas. Soeharto. Kemudian cari Jl. Mataram, dari jalan mataram Kita cari Hotel IBIS. Nah tibalah kita di jalan malioboro. Dan cari deh jalan sosro wijayan. Ternyata hotel indonesia itu deket banget dari malioboro. Hanya beberapa langkah saja  Tempatnya lumbayan bersih, aman, tentram, kamar mandi dalam + kipas angin juga udah ada, kalo mau tambah TV tinggal tambah 20 rb.
     Setelah melepas lelah beberapa jam. Kita kemudian melanjutkan perjalanan kembali.  Tempat tujuan nya, Taman Pintar, Benteng Vredeburg, Keraton, dan Alun -  alun Kidul. Kita berangkat ke Taman Pintar naik Trans Yogya, dengan harga Rp. 3000, ternyata Trans yogya itu ada kode-kode nya dari 1A/B, 2A/B, 3A/B, 4A/B. jadi kita tanya dulu jah ke petugasnya kita naik yang mana, dan turunya di mana. Kalo ke taman pintar. Kita naik di malioboro 1 turun di Senopati. Udah depan nya taman pintar. Masuk ke taman pintar kira kira uang yang harus di keluarkan sebesar 15000 tiket masuk, kalo mu nonton 4D bayar lagi 20000. 
     Di Taman Pintar (perlu di ingat taman pintar tutup hari senin)kita di suguhkan beberapa hal. Tempat pertama namanya  ruangan Memorabilia di sana ada sejarah tentang Yogyakarta dan sejarah NKRI. Kemudian kita masuk ke ruangan berikutnya yang berbau Ilmu pengetahuan, beserta alat simulasinya. Di lantai tiga ada bioskop kecil untuk film kartun 4D durasi nya cuman 15 menit, lumanyan lah akhirnya kita juga nonton, karena waktu itu lagi sepi kita nonton cuman bertiga aja (serasa bioskop milik sendiri).   
     Tempat berikutnya adalah benteng  Vredeburg, deket kok cuman beberapa langkah saja. Tapi sebelum ke vredeburg di jalan kita liat di Bank Indonesia lagi ada pameran uang, akhirnya kita ke BI dulu. Singkat cerita kita sudah sampai di vredeburg (Tiket 2000). Lanjut lagi dengan berjalan kaki menelusuri jalan-jalan di yogyakarta dengan berbekal peta pinjam dari penginapan. Kita menuju keraton. 
     Untuk masuk keraton kita bayar 3000 saja. Lanjut dari sana kita meneruskan langkah ke alun –alun kidul, karena ingin mencoba mitos berjalan di dua pohon beringin. Ternyata jaraknya jauh. Tapi karena kita udah kepalang tanggung, kita lanjut aja berjalan kaki.  Setelah disana karena kita ke sana masih sore, deng deng deng deng, kondisi alun-alun masih sepi.  Ternyata di sana itu rame nya pas malam hari. Ternyata benar setelah kita istirahat beberapa jam disana kondisisudah mulai ramai, ada kendaraan yang dihiasi lampu-lampu, penyewaan sepeda, angkringan dll.  tidak lupa kita juga mencoba melewati pohon beringin. Caranya tutup mata kita dengan kain penutup, putar lima putaran arahkan ke arah pohon beringin, go...... (Alhasil saya mah gagal. Heee.. malah putar arah. Heee...).
     Malam menjelang kita kembali ke penginapan, masih dengan berjalan kaki. Mumpung lagi di yogya karta, wajib hukumnya untuk nyoba kuliner khas yogya. Dalam pikiran, kalo dengar kata yogya ya kulinernya pasti Gudeg. Sambil pulang ke penginapan kita cari warung gudeg, ketemulah Gudeg Yu Djum. Harga lumbayan lah. Kata sodara yang suka makanan manis sih, rasa nya enak. “ tapi gudeg nggak cocok di lidah saya.....manis bageut...” . 
     Hari semakin larut, jalan-jalan di sekitar malioboro sudah berhias dengan cahaya lampu  yang menawan. Penjajak makanan sudah berjejer di pinggir jalan menusuk hidung dengan aroma yang menggugah, yang di selingi iringan musik (aliran marcingband + tradisional) menambah pesona  perjalanan kita di yogya.
     Kita juga mapir ke Toko Oleh-Oleh MIROTA Batik, lengkap deh semua ada di sana. Mau baju-baju batik, kain batik, gantungan, aneka kerajinan (kayu, kerang, batu, lukis), jamu, minuman seduh, pokoknya lengkap deh.  Di jam-jam tertentu bahkan ada pertunjukannya. Harga pas tapi lumbayan lah untuk yang nggak jao nawar coz harga udah harga pas. Kalo mau beli di pinggir-pinggir jalan gitu mereka biasanya naikin harga sampe 100 %, jadi kalo nawar, tawar dengan  ¾ harga yang ditawarkan, itu kuncinya.  

     Hari kedua di sana kita isi dengan berburu sarapan di Pasar Bringharjo, berburu oleh-oleh dan  naik Trans Yogya ke prambanan,  dan pulang lagi ke malioboro. Sambil nunggu jadwal pulang ke Bandung.  Kita akhirnya terdampar di Masjid  Kegubernuran.  Heee...” setelah melepas lelah, petualangan dilanjutkan menuju statsiun lampuyangan, karena kita sudah lapar lagi, tapi karena dasar lidah kita nggak cocok sama masakan yogya yang manis-manis kita putuskan untuk nyari masakan Padang saja. Haaa...
     Akhirnya kita pulang ke Bandung, perjalanan yang berkesan. Tempat mana lagi yang akan kita kunjungi? Apakah ada rekomendasi tempat lain yang layak untuk dikunjungi, teman?

                Catatan : kalo mau tanya jalan, jangan sama tukang becak. tanya ma petugas parkir.
           kalo mau naik becak tanya harga nya dulu dan perjanjian harga.





Rincian Biaya Perjalanan kita “Bandung –Yogyakarta”  @person
Tiket Kereta Api PP                 Rp.      70.000,-
Penginapan                              Rp.      33.500,-
Makan selama  4 kali                Rp.      50.000,-
Total Biaya Tiket                     Rp.      20.000,-
Nonton 4D                              Rp.      20.000,-
Trans Yogya 3 X 3000             Rp.       9.000,-
Total                                       Rp.    202.500,-

3 komentar:

  1. Thx infonya sangat membantu.. Teh mw tanya dunk, itu biaya penginapan di hotel indonesia 80rb/kamar ya? 1 kamar bisa untuk berapa orang ya? trz harus booking jauh2 hari atau lgsg pesan pas uda sampe sana aja? ditunggu jawabannya.. hatur nuhun pisan.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama. 80 ribu/kamar untuk dua orang, kalau nambah orang + 20 rb. nanti di kasih kasur tambahan. booking dulu aja biar nggak repot nanti pas disana nya. no kontak nya ada di yogyes.com. kalau lagi masa liburan harus jauh2 hari, tapi kalau lagi hari biasa seminggu sebelum aja. kalo lagi masa liburan tarif nya juga beda.

      Hapus
    2. Oh iya tiket kereta api ekonomi sekarang naik juga. jadi 100.000 ribu.

      Hapus